Halaman ini ditujukan untuk pengguna bisnis dan operasional. Detail arsitektur teknis dan developer ada di docs/ERP_INTEGRATION.md.
Perilaku default: Pada setup baru, pesanan tidak ditulis ke ERP secara otomatis. Job masuk ke antrean sebagai "review manual"; unduh CSV dan impor ke ERP. Auto-dispatch, mode tulis aman, dan agen lokal opsional diaktifkan nanti.
Alur keseluruhan
- Buka record Logo atau Mikro di Dashboard → Integrasi akuntansi, setel Aktif, dan pilih mode tulis aman (default: CSV manual saja).
- Di Dashboard → Pemetaan produk ERP, lengkapi pemetaan SKU → kode stok ERP, satuan, dan PPN (sinkron dari produk atau tambah baris).
- Pastikan pelanggan memiliki kode ledger/cari atau NPWP; saat pesanan dibuat, job masuk ke antrean pesanan ERP.
- Unduh CSV dari antrean atau detail pesanan dan impor ke ERP. Aktifkan auto-dispatch hanya setelah proses stabil.
Path: /dashboard/accounting · /dashboard/integration-mapping?provider=logo atau provider=mikro · /dashboard/integration-outbox.
Persiapan bersama
Klarifikasi di sisi ERP
- Cara pesanan dibuat: CSV manual, folder impor yang dipantau, stored procedure / agen lokal.
- Apakah field SKU produk / varian Convord cocok dengan kode stok ERP (atau gunakan tabel pemetaan).
- Cara pelanggan diselesaikan di ERP (<strong>kode cari/ledger</strong> lebih disukai; jika tidak, NPWP).
Produk dan SKU varian di Convord
Isi SKU untuk setiap produk. Jika Anda menggunakan berat/varian, setiap varian harus memiliki SKU sendiri.
Panel pemetaan
Kelola set pemetaan aktif Anda di Pemetaan produk ERP: tambah baris SKU atau "sinkron dari produk"; periksa pemetaan satuan dan PPN default. Unduhan CSV antrean memerlukan snapshot pemetaan.
Tulis aman dan otomatisasi
Di pengaturan, mode tulis aman: CSV manual saja, file impor saja, atau procedure saja. Auto ERP dispatch nonaktif secara default; aktifkan hanya setelah ~20 transfer berhasil dan pemetaan/data pelanggan solid.
Logo — perspektif pengguna
Convord terlebih dahulu menulis pesanan ke antrean outbox. Path Logo umum: impor CSV manual atau (lanjutan) stored procedure SQL / agen lokal. Tes koneksi REST Logo klasik tidak digunakan; push REST Logo langsung dinonaktifkan di produksi.
Di dashboard
- Integrasi akuntansi → Logo → Mulai setup / Pengaturan.
- Opsional endpoint API / API key untuk bridge; untuk operasi setel mode tulis aman dan tandai integrasi Aktif.
- Lengkapi pemetaan SKU di Pemetaan produk ERP (
provider=logo).
- Buat pesanan test → unduh CSV dari antrean pesanan ERP atau dari detail pesanan.
Mikro — perspektif pengguna
Pola umum: letakkan CSV delimited ke folder impor. Alternatif: bridge pull master-data (pelanggan/produk/stok) dan Convord ERP Agent lokal opsional. Push pesanan tetap melalui outbox.
Di dashboard
- Integrasi akuntansi → Mikro → Pengaturan.
- Pilih transport: file (path impor + prefix file) atau bridge (URL). Varian: Mikro Fly / Run / Jumbo, dll.
- Dalam mode file, masukkan path impor yang dapat ditulis dan Tes koneksi; dalam mode bridge gunakan health check dan tombol sinkron.
- Panel pemetaan (
provider=mikro) + pesanan test → antrean / CSV.
CSV manual (mulai yang disarankan)
Path default dan fallback:
- Unduh CSV untuk job dari antrean pesanan ERP (snapshot pemetaan harus ada).
- Alternatifnya unduh CSV Logo / Mikro dari detail pesanan (
/dashboard/orders/{id}/erp-manual-export/logo atau .../mikro).
- Kolom nama produk (PRODUCT_NAME / UrunAdi) membantu verifikasi di Excel; tanpa pemetaan, kolom stok mungkin menampilkan SKU internal.
Kolom Logo: ORDER_NO;STOCK_CODE;PRODUCT_NAME;QTY;UNIT;UNIT_PRICE
Kolom Mikro: BelgeNo;StokKodu;UrunAdi;Miktar;Birim
Format: UTF-8 (BOM), delimiter ;.
Checklist (ringkasan)
| Langkah | Logo | Mikro |
| Record integrasi + Aktif + mode tulis aman | Ya | Ya |
| SKU produk / varian diisi | Ya | Ya |
| Pemetaan produk ERP (SKU + satuan/PPN) | Ya | Ya |
| Kode cari pelanggan atau NPWP | Ya | Ya |
| Pesanan test → antrean → CSV | Ya | Ya |
| Path impor / bridge atau agen | Opsional | Ya |